Sunday, December 21, 2008

Rayakan HUT Ke-113, Bank BRI Optimis Hadapi Krisis

Bertempat di Kantor Pusat Bank BRI, segenap jajaran Direksi, Komisaris dan Para Pekerja Bank BRI merayakan hari jadi Bank BRI ke-113 yang jatuh pada tanggal 16 Desember 2008.
Perayaan hari jadi tersebut di tengah-tengah kondisi keprihatinan akan ekonomi dunia akibat krisis keuangan global, yang saat ini telah merembet ke Indonesia.
Dampak krisis global terhadap sektor riil mulai dirasakan beberapa industri yang berpotensi menghadapi perlambatan di awal tahun 2009. Di sisi lain, produksi terancam menurun sehingga berpotensi memicu PHK dan menaikkan risiko kredit perbankan sejalan dengan menurunnya daya beli masyarakat.
Perbankan yang merupakan pemain utama pada sistem keuangan Indonesia dan motor utama pertumbuhan ekonomi Indonesia harus bersiap-siap menghadapi effect domino ini walaupun hingga kini kinerja perbankan nasional masih relatif baik. Diperkirakan dampaknya benar-benar akan terasa di tahun 2009 mendatang.
“Belajar dari krisis moneter tahun 1997/1998 silam dimana Bank BRI dapat mengambil manfaat dan keuntungan dari krisis mengingat core bisnis Bank BRI yaitu sektor UMKM merupakan bisnis yang tahan banting trehadap krisis. Kami optimis BRI dapat menyiasati krisis ini dengan menjadikan krisis ini bukan sebagai ancaman tetapi justru menjadi peluang bisnis “ demikian diungkapkan Direktur Utama Bank BRI, Sofyan Basir
Di usia 113 tahun ini organisasi BRI telah berkembang dengan pesat seiring dengan teknologi terkini yang digunakan oleh Bank BRI. Apa yang digunakan oleh perbankan internasional, juga tersedia di BRI. BRI telah menjadi one stop banking services, yang melayani seluruh lapisan masyarakat. Bank BRI tengah mengkokohkan dirinya sebagai bank yang berperan dalam perekonomian dari desa hingga kota. “ Bank BRI telah membuktikan kepada stakeholders-nya mampu memenuhi kewajiban-kewajibannya dengan kinerja yang tetap prima. Terbukti pada tahun 2005, 2006, 2007 dan hingga September 2008, Bank BRI menjadi bank dengan laba terbesar di Indonesia” tambah Sofyan.
Hal lain yang cukup membanggakan Bank BRI adalah dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). BRI meraih pangsa plafond KUR terbesar yaitu Rp.8,603 trilyun atau 71,5% dan jumlah debitur terbesar sebanyak 1.511.013 debitur atau 96,17%. Khusus KUR BRI, dari total Rp.8,603 trilyun terdiri dari KUR Mikro Rp.5,752 trilyun dan KUR Ritel Rp.2,850 trilyun. Sedangkan dari jumlah 1.511.013 debitur terdiri dari KUR Mikro sebanyak 1.485.866 debitur dan KUR Ritel 25.147 debitur.
Atas prestasi tersebut, berbagai pihak memberikan penghargaan kepada Bank BRI. Sepanjang tahun 2008 ini Bank BRI telah memperoleh 15 penghargaan diantaranya adalah :
1. Best Bank in Indonesia dari Finance Asia
2. Indonesia’s Best Domestic Bank dari Asiamoney
3. Best Bank in Indonesia dari Alpha Southeast Asia
4. The Asian Fabolous 50 (Perusahan Terhebat di Asia) dari majalah Forbes Asia, yang merupakan satu-satunya perusahaan Indonesia yang terpilih.

Humas BRI
Sumber : www.bri.co.id

No comments: